Postingan

lembaga yudisial sebagai Koloseum

    lembaga yudisial sebagai Koloseum analisa oleh Muhammad basuki Yaman .  lembaga yudisial sebagai Koloseum pihak yang salah pun berani menantang lawan untuk memasukinya karena bisa mengendalikan penguasa dalam lembaga tersebut . fenomena ini saat ini banyak terjadi di Indonesia . Sehingga mengabaikan BERDASARKAN DEMI BERKETUHANAN YANG MAHA ESA .  Catatan penting : Saya Pernah me Wa LPSK ( lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ) melalui semacam aplikasi online  . pihak LPSK secara otomatis menge balas WA : salah satu syarat ada laporan POLISI .  Saya Pernah me wa BPN pusat ; dijawab mesin lalu ke petugas . Lalu kem mesin lagi setelah panjang lebar menyampaikan kronologi dan lain sebagainya dan atau mengirikan tautan dan atau lain lain nya .  Saya Pernah ke Mabes POLRI sekitar tanggal 20 Juni 2022 . mengarahkan ke POLDA .  Saya pernah ke POLDA Jabar tanggal 26 oktober 2023 . Harus ada legal standing ( salah satunya dari Lurah dan atau Camat )...

bagaimana penyelesaian konflik darurat

Gambar
 bagaimana penyelesaian konflik darurat  Apa yang bisa presiden lakukan? Jika  judex facti  (pengadilan tingkat pertama/banding) dan  judex juris  (Mahkamah Agung) menipu negara, ada beberapa kemungkinan konsekuensi:  penuntutan pidana  bagi hakim yang bersalah,  pembatalan putusan , dan  upaya hukum lanjutan . Perilaku ini dapat dipidanakan sebagai penipuan atau bentuk kejahatan jabatan lainnya. Pengadilan yang lebih tinggi (dalam kasus ini, Mahkamah Agung sebagai  judex juris ) dapat membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah ( judex facti ) jika ada kesalahan dalam penerapan hukum, terutama jika itu mengarah pada kerugian negara.   Akibat bagi hakim Tuntutan pidana : Hakim yang terlibat dalam tindakan penipuan, baik sebagai  judex facti  maupun  judex juris , dapat dituntut secara pidana karena telah melakukan tindak pidana (misalnya penipuan, korupsi, atau kejahatan jabatan). Tindakan disiplin : Selain ...